ABD
Sebut saja dia ABD. Dia kekasihku. Saling mengenal sejak kelas 4 SD, cinta monyet almh. Sepupuku saat SD. Sahabat dari mantan cinta monyetku saat SD. Kembali bertemu saat aku kelas 2 SMK, mulai pendekatan tapi ternyata dighosting karena sebenarnya dia banyak cewe cadangan dan tidak mau pacaran, ribet katanya.
Dan dimulai dari itulah dia mulai selalu datang dan pergi di kehidupanku, aku? Sudah pasti selalu menerima nya dengan senang hati dan lapang dada. Kenapa? Entahlah, mungkin memang masih mengharapkannya semenjak SMK. Lalu lost contact selama kurang lebih 2 tahun, dia kembali, dengan pribadi yang sama yaitu banyak cewe cadangan dan tidak ingin berstatus pacaran, tapi aku masih tetap menerimanya.
Setelah dia kembali, mulai pendekatan lagi selama 4 bulan lalu resmi berpacaran. Sayangnya dari awal pacaran, kita harus berjarak sejauh 97km dan harus ditempuh 2 jam 38 menit dengan bermotor, karena aku baru mulai bekerja diluar kota sehingga kita harus berjarak. Aku pikir dia akan pergi ketika tahu aku harus pergi, tapi ternyata dia memilih untuk bertahan dan melewatin masa LDR ini bersamaku.
Bahagia? Sudah pasti. Tapi overthingking juga pasti, karena tidak menutup kemungkinan kalau dia masih berchating ria dengan perempuan lain, tapi ternyata tidak. Dia setia.
Tarimakasih sudah bertahan bersamaku sejauh ini. Terimakasih karena selalu setia denganku sampai saat ini. Dan aku harap kamu akan selalu denganku sampai tua bahkan sampai maut memisahkan. Perjuangan kita masih sangat panjang. Fighting!!!
Komentar
Posting Komentar